Minggu, 06 Januari 2013

Kembali ke Malang



Bhumi Arema, yups untuk sekian kalinya saya menginjakkan kaki dikota Singa Gila ini. Kali ini duel klasik “Derby JawaTimur” antara  AREMA vs Persebaya digrup B Piala Gubernur  yang membuat saya kembali menginjakkan kaki dikota Apel ini. Saya sendiri berangkat bersama teman lama SMP saya, mumpung masih liburan gak ada salahnya mengajak dia nonton bola apalagi dia belum pernah nonton langsung keStadion


Pertandingannya sendiri berlangsung hari jumat (28/12) dan berlangsung diStadion Kanjuruhan, namun saya memutuskan berangkat satu hari lebih awal,  biar enggak crash sama ibadah shalat Jum’at. Segera saya berkoordinasi sama nawak2 Aremania Nganjuk dan Kediri, karena saya berangkat lebih awal kami memutuskan untuk  bertemu langsung diStadion saja.   

 Tepat setelah Shalat Dzuhur saya dan teman saya segera berangkat ke Stasiun Kertosono,  Dijalanan menuju Stasiun, terlihat mural “The jakmania” namun sayang ada tulisan2 sampah disekitarannya. Setibanya diStasiun kami sudah disambut dengan tulisan “Tiket KA RapinDhoho jurusan Malang Habis” tak habis akal kami pun segera menuju Stasiun Purwoasri (sekedar info kalo kalian sudah kehabisan tiket, gk usah bingung segeralah menuju Stasiun kecil, soalnya diStasiun kecil seperti purwoasri loket akan dibuka tepat saat KA akan tiba(Manual) jadi gk bakalan kehabisan tiket ) tp konsekuensinya kita bakalan dapet tiket tanpa tempat duduk . Dan akhirnya kamipun bisa melanjutkan perjalanan ke Malang dengan KA RapinDhoho dan duduk lesehan *ekonomi banget .

Sesampainya diBlitar terlihat banyak sekali muralan AREMA, Kota Patria memang terkenal basisnya Aremania. Kurang lebih 3 jam kami habiskan didalam Kereta, kami  berencana transit dirumah sodara teman saya didaerah Wlingi (Blitar) dan bermalam disana,  baru pada keesokan harinya kami menuju Bhumi Arema. Sesuai rencana awal setelah Shalat Jum’at kami menuju Bhumi Arema dengan Bis  dengan waktu ±2jam. 

Sesampainya diStadion saya segera mencari marchendise Arema disekitaran Stadion, memang dari rumah adik saya sudah titip kaos Arema sayapun menyanggupinya biar gede gak jadi supporter ijo . Setelah itu kami bertemu dua nawak Aremania Nganjuk dan seorang nawak Aremania.Net (Kediri) dan ngaso disalah satu Cafe disekitar Stadion.
Kami berencana duduk di Tribun UnderScore, untuk itulah kami masuk lebih awal karena diTribun ini ramenya bukan main . Jam 5 kami masuk Stadion dan benar saja  Tribun UnderScore sudah dipadati Aremania padahal pertandingan baru akan dimulai dua jam lagi.

Tepat jam 7 malam pertandingan pun dimulai, saya sendiri tidak terlalu memperhatikan jalannya pertandingan saya lebih memilih menikmati atraksi Aremania disemua sektor Kanjuruhan. Dan  tiba2 gooaall El Loco Gonzaez menjebol gawang persebaya 1-0 untuk Arema, hingga wasit meniup peluitnya panjang tanda berakhirnya pertandingan  Arema mampu mempertahankan keunggulannya dan otomatis lolos ke babak final (30/12).

Saatnya mencari temapat tidur, untung saat mau membeli nasi goreng disebelah kamii ada seorang nawak Aremania setelah sedikit basa basi kami diajak bermalam kerumahnya sebuah kesempatan yang gak akan saya lewatkan dari pada bermalam distasiun *akeh nyamuk lan adem jess .  Jam 3 pagi kami segera pamit untuk bergegas menuju Stasiun, kalo enggak pagi2 bisa2 antriannya memanjang. Distasiun ternyata banyak Aremania yang sedang mengantri beli tiket kereta, ternyata mereka semua bermalam disekitaran Stasiun . Alhamdulillah akhirnya dapat tiket untuk pulang juga. Nganjuk I’m Comming 



Tidak ada komentar:

Posting Komentar